Tampilkan postingan dengan label Wisata Jogja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata Jogja. Tampilkan semua postingan

Senin, 22 Januari 2018

Pantai Drini Wonosobo Wisata Jogja Yang Glamor

Pantai Drini Wonosobo Wisata Jogja Yang Glamor
Pantai Drini Gunung Kidul Jogja – Kami masih akan terus mengulas tentang obyek wisata pantai di Gunung Kidul Jogja. Karena di kawasan ini banyak sekali pantai yang rekomended dan memukau yang dapat anda jadikan tujuan wisata selanjutnya. Terdapat diantaranya Pantai Pok Tunggal, Pantai Nglambor, Pantai Baron dan Pantai Drini.
Pada kesempatan yang baik ini kami membahas lebih lanjut tentang Pantai Drini Gunung Kidul Jogja. Karakteristik dari Pantai Drini Gunung Kidul Jogja ini mirip dengan Pantai Pok Tunggal yakni memiliki view dari ketinggian yang menakjubkan. Nah jadi jika sobat menyukai wisata di ketinggian sekaligus wisata pantai maka anda wajib banget datang ke Pantai Drini Gunung Kidul Jogja. Disini anda dapat merasakan sensasi keduanya.

Wisata Pantai Drini Gunung Kidul Jogja

Landscape Pantai Drini Gunung Kidul Jogja secara luas dapat anda saksikan dari tebing-tebing tinggi atau yang bisa disebut juga sebagai pulau disekitaran kawasan. Terdapat beberapa dataran tinggi yang dapat anda gunakan untuk menilik indahnya Pantai Drini Gunung Kidul Jogja.
Tak ada salahnya untuk menjelajahi keindahan pantai yang ada dikawasan Gunung Kidul Jogja yang populer. Keindahan dan bentang alamnya akan menyadarkan kita betapa indahnya ciptaan Tuhan YME ini.

Daya Tarik Pantai Drini Gunung Kidul Jogja

Diatas telah mimin sebutkan kelebihan dari Pantai Drini Gunung Kidul Jogja atau yang juga populer dengan sebutan Drini Beach ini yakni karena viewnya yang indah. Namun masih banyak kelebihan yang disuguhkan oleh Pantai Drini Gunung Kidul Jogja antara lain :
Pasir Putih yang Lembut
Seperti halnya pantai-pantai lain di kawasan Gunung Kidul Jogja, Pantai Drini Gunung Kidul Jogja juga memiliki pasir putih yang lembut sehingga anda akan sangat nyaman menjejakkan kaki di lokasi.
Air Laut yang Jernih
Air laut yang jernih menjadi kebanggaan bagi Pantai Drini Gunung Kidul Jogja. Ombaknya pun cukup bersahabat sehingga aman dan nyaman digunakan untuk berwisata.
Pesisir Pantai yang Landai dan Luas
Kelebihan kedua dari pantai ini adalah pesisir pantainya yang landai serta luas. Di pantai yang landai ini para pengunjung dapat melakukan berbagai aktivitas menyenangkan seperti bermain pasir, berjemur, berenang, berolahraga serta melakukan kegiatan menarik lainnya.
Menikmati Kuliner Lezat
Setelah lelah seharian berenang dan bermain di Pantai Drini Gunung Kidul Jogja. Anda dapat menghilangkan rasa lapar anda dengan memesan menu di warung-warung yang ada dikawasan ini.
Warung atau resto di Pantai Drini Gunung Kidul Jogja menyediakan kuliner laut yang sangat lezat yang dapat menggoyang lidah anda. Ikan bakar, nasi putih hangat dan es teh menjadi salah satu menu faforit para wisatawan.
View dari Ketinggian
Cara lain untuk menikmati Pantai Drini Gunung Kidul Jogja selain terjun langsung dipantainya adalah dengan menyaksikan Pantai Drini Gunung Kidul Jogja dari ketinggian. Terdapat bukit-bukit cukup besar di sekitaran kawasan Pantai Drini Gunung Kidul Jogja.
Bukit-bukit ini telah dilengkapi dengan pondok-pondok atau gazebo yang dapat anda gunakan untuk beristirahat loh.
Tempat selfie yang Asyik
Pantai Drini Gunung Kidul Jogja memiliki pemandangan yang mempesona sehingga jika anda mengambil gambar di Pantai Drini Gunung Kidul Jogja maka anda akan mendapatkan hasil jepretan yang sempurna.
Fasilitas Lengkap
Pantai Drini Gunung Kidul Jogja telah dibekali dengan fasilitas yang cukup lengkap seperti resto, penginapan di pantai drini, toilet, gazebo, mushola dan sarana prasarana lainnya.

Lokasi Pantai Drini Gunung Kidul Jogja

Pantai Drini Gunung Kidul Jogja beralamat di Pantai Drini dan Drini Beach Snorkeling terletak di Desa Banjarejo, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Fasilitas di Pantai Drini Gunung Kidul Jogja

Sarana dan prasarana yang disediakan oleh Pantai Drini Gunung Kidul Jogja sudah sangat memadahi terdapat fasilitas seperti :
  • Area parkir yang luas
  • Fasilitas MCK
  • Tempat Ibadah
  • Warung Makan
  • Gazebo tempat istirahat
  • Penginapan di Pantai Drini

Harga Tiket Masuk Pantai Drini Gunung Kidul Jogja

Harga tiket masuk yang dikenakan oleh Pantai Drini Gunung Kidul Jogja cuku murah dan terjangkau. Berikut adalah biaya tiket yang harus anda keluarkan ketika berwisata di Pantai Drini Gunung Kidul Jogja :
  • Harga Tiket Masuk : Rp.4.000,- per orang
  • Harga Parkir Motor : Rp.3.000,- per motor
  • Harga Parkir Mobil : Rp.5.000,- per mobil
  • Jalan Menuju Pantai Drini Gunung Kidul Jogja
Terdapat beberapa rute dan alternatif jalur menuju Pantai Drini Gunung Kidul Jogja baik dari solo maupun dari jogja, antara lain :
Rute Menuju Pantai Drini dari Solo
  • Lewat Klaten : Cawas – Semin – Watukelir – Karangmojo – Tanjungsari – Pantai Drini.
  • Lewat Sukoharjo : Solo – Sukoharjo – Tawangsari – Semin – Watukelir – Karangmojo – Tanjungsari – Pantai Drini.
Rute Menuju Pantai Drini dari Jogja
  • Jogja – Piyungan – Patuk – Sambipitu – Lanud TNI Gading – Siyono – Bundaran Tugu BPD lurus ke timur – Wonosari – Jalan Baron – Tanjungsari – Pos Retribusi Kawasan Pantai Gunungkidul – Pantai Drini.
Demikian pesona wisata Pantai Drini Gunung Kidul Jogja lengkap dengan rute, htm, lokasi dan karakteristiknya. Semoga informasi yang kami berikan ini dapat memperluas wawasan wisata anda.
Sumber : http://ayo.pergi.biz/panta3cbe

Senin, 28 Agustus 2017

Wisata Sungai Karst Tubing Sedayu Jogja

Wisata Sungai Karst Tubing Sedayu Jogja
Lokasi Karst Tubing Sedayu terletak di Jalan Wates kilometer 9,5, tepatnya di Surobayan, masuk ke wilayah Sedayu, Bantul. Dari kota Jogja berjalanlah menuju Jalan Wates. Tempat rekreasi ini difungsikan bagi yang memang ingin bermain air. Sesudah melewati Pertamina yang ada di kanan jalan, kemudian masih lurus dengan jarak kurang lebih 300 meter. Nanti bertemu dengan pertigaan sebelum ada belokan dengan posisi agak menurun. Di pertigaan tadi, lalu belok kiri. Disana akan terlihat plang sebagai petunjuk arah. Jalannya cukup mudah untuk diakses, sebab telah tersedia tidak hanya parkir motor, tetapi juga tempat parkir mobil.

Hanya untuk biaya tubing dikenakan biaya sebesar Rp 30.000, sedangkan bila ingin minta jasa pengambilan gambar, maka biaya yang dikenakan adalah Rp 50.000. File hasil gambar bisa diambil langsung di kasir sesudah selesai. Hal pertama yang diperlukan ketika berada di Karst Tubing Sedayu adalah memakai sebuah lifejacket serta pelampung. Sebagai pengaman pada alas kaki dipakai sepatu yang memang telah disediakan. Pihak pengelola akan memberikan pengarahan bagaimana selama bermain susur sungai sebelum akhirnya bermain air. Aliran sungai berasal dari Kali Onteng yang memang mengalir ke Bumi Ijo serta arah yang lain.

Berkunjung ke Karst Tubing Sedayu sangatlah menyenangkan. Tidak hanya aman bagi anak kecil, tetapi juga jarak tempuh juga tidak terlalu jauh. Terdapat dua jarak yang bisa ditempuh di dalam kegiatan susur sungai, yaitu 900 meter dan 1,2 kilometer. Banyak momen yang bisa diabadikan sebelum akhirnya benar-benar menjalani aktivitas susur sungai. Sensasi dari aliran sungai yang deras bisa dirasakan dan sangatlah menyenangkan. Sungai memang tidak terlalu luas, namun di tepian sungai banyak bebatuan. Kedalaman dari sungai mencapai 1,5 hingga 2 meter. Tiap akhir pekan jumlah pengunjung bisa mencapai 15 hingga 200 wisatawan.

Ketika melakukan kegiatan susur sungai, nanti akan diberikan waktu untuk berhenti di satu titik kemudian bisa mengabadikan momen dengan berfoto bersama. Pemandu akan memberikan waktu. Ketika nanti ada kelompok lain yang akan lewat, maka waktu berfoto selesai dan kegiatan susur sungai kembali berjalan. Waktu yang diberikan sebagai jeda adalah selama satu jam. Hal ini sebagai langkah antisipasi agar tidak terjadi tubrukan antar kelompok yang sedang berkegiatan susur sungai.

Kegembiraan bermain di Karst Tubing Sedayu bisa dilakukan dengan saling menyiram air ke sesama. Kadang karena asyik bermain, air bisa secara tidak sengaja ikut terminum. Saling berteriak hingga perut kembung, itulah hal suasana menyenangkan yang kerap terjadi selama kegiatan susur sungai. Saling tertawa di dalam kebersamaan, berbagi kegembiraan. Sehingga, tempat ini bisa dijadikan sebagai salah satu referensi liburan keluarga.

Gapura Batas Kota Jogja Jadi Spot Wisata Selfie Baru

Gapura Batas Kota Jogja Jadi Spot Wisata Selfie Baru
Gapura penanda batas Kota Yogyakarta sudah kembali dipasang di kawasan Jalan Solo, Jumat (25/8/2017) dini hari.
Gapura baru dengan berat 5 ton ini nantinya digadang-gadang juga menjadi spot wisata selfie dan ikon baru Kota Yogyakarta.
“Gapura batas kota ini akan dipercantik  sehingga  menjadi ikon  baru di Kota Yogyakarta. Mudah-mudahan ini bisa menjadi bagian ikon  batas kota  untuk warga masyarakat dari luar Kota Yogyakarta menuju masuk ke wilayah kota Yogyakarta,” kata Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, Jumat (25/8/2017).
Dia menjelaskan, untuk mempercantik gapura ini, dirinya akan memberikan ornament yang menarik dan penataan lampu yang indah.
Hal ini nantinya akan menjadikan daya tarik tersendiri bagi pelintas dan wisatawan yang baru masuk ke Kota Yogyakarta.
Dia menambahkan, desain gapura batas kota Jogja ini sebagaian besar tidak mengalami perubahan. Hanya, akan ada penganggaran untuk lampu yang menjadikan gapura lebih indah.
Selain itu, gapura ini akan dipercantik menjadi tempat selfie baru untuk warga masyarakat di kota Yogyakarta.
“Jadi bukan saja sebagai penanda batas kota tetapi menjadi  ikion bagi swafoto  warga masyarakat yang masuk ke Kota Yogyakarta,” imbuhnya.
Adapun, ornamen pada gapura disesuaikan dengan kekhasan Yogyakarta dan memberi warna pada nilai nilai keistimewaan Yogyakarta. 
Haryadi juga menambahkan, pada pemasangan kerangka gapura batas kota Yogyakarta, Kamis (24/8/2017) malam, dirinya ikut terlibat.
“Selain menyaksikan, saya sekaligus memastikan proses pemasangan kerangka batas kota berjalan lancar, aman dan selamat. Semuanya berjalan sesuai dengan rencana. Kerangka Gapura sudah pada posisinya,” paparnya. (*)